Menurut Basri, warga menemukan adanya dugaan racun di sekitar lokasi tempat lembu-lembu tersebut mati. Ia menduga racun tersebut sengaja diletakkan oleh pihak tertentu di areal perkebunan.
Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui laporan resmi dan proses penyelidikan aparat penegak hukum.
Baca Juga:
Forum Rembuk Sampantao Tolak Stadion Perdagangan Digunakan Komersil Bazar dan Pasar Malam
Hinca kemudian meminta warga segera membuat laporan ke Polsek Dolok Batu Nanggar agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti secara hukum.
“Kita sudah minta sama Kapolres, masyarakat yang menjadi korban lembunya mati di areal kebun untuk buat laporan. Baik itu tahun lalu boleh melapor, siapkan data,” kata Hinca.
Hinca juga menyatakan akan menindaklanjuti pengaduan warga dan meminta agar persoalan tersebut dibahas melalui mekanisme penanganan perkara.
Baca Juga:
Syukuran Jalan Surfaktan KEK Sei Mangkei, PT NCP Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim Piatu
“Sore ini Minggu (4/10/2026) saya terima pengaduan ini, saya follow up pengaduan ini dan kita minta untuk gelar perkara dan kita akan panggil Dirut PTPN 4,” tutupnya.
Kasus ini kini menunggu laporan resmi dari warga serta tindak lanjut kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian lima ekor lembu tersebut dan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
[ Redaktur : SJM14 ]