Saat itu, ketiga pelaku yang merupakan bocah SD dan SMP membawa anaknya ke perladangan.
Dari pengakuan korban, dia dibawa ke perladangan dengan cara ditutup matanya.
Baca Juga:
Kasus Wabup Sumedang Masih Bergulir, Dedi Mulyadi Janji Hasil Investigasi Dibuka
Setelah tiba di perladangan, para pelaku melakukan pelecehan dengan menusukkan benda tumpul ke area sensitif korban.
Kasus ini terungkap saat korban merasa kesakitan.
SM kemudian membujuk anaknya untuk cerita.
Baca Juga:
Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Dairi Dibantah, Ini Pernyataannya
Begitu mendengar pengakuan putrinya, SM bak disambar petir.
Hatinya hancur. Dia merasa marah, karena putri kandungnya diperlakukan tidak senonoh oleh ketiga bocah tersebut.
Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi, alat vital korban sudah robek.