Metrosiantarnews.id - Gerakan Sosial Untuk Pemekaran Simalungun Hataran (Gesturs) kembali digelar sejumlah masyarakat di Pasar Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Sabtu (24/10/2026).
Aksi dilaksanakan dengan membentangkan spanduk dan kain putih untuk penggalangan sejuta tanda tangan mendukung pemekaran Simalungun Hataran.
Baca Juga:
Pemuda Pancasila PAC Bandar: Stadion Perdagangan Harus Menjadi Ruang Olahraga Masyarakat, Bukan Pasar Malam
Peserta aksi berjalan ditengah-tengah pedagang dipasar tersebut, dengan menyiapkan spidol (alat tulis) dan menghimbau sejumlah pedagang dan pengunjung membubuhkan tanda tangan di kain tersebut. Sejumlah pedagang, pengunjung dan warga berlomba menjangkau spidol untuk membubuhkan tanda tangan pada kain.
Kordinator Aksi Joel Sinaga, menyampaikan dalam orasinya bahwa hanya pemekaran jalan satu-satunya agar terjadi pemerataan pembangunan.
Sebab, tanpa pemekaran akan sulit APBD Simalungun mengakomodir pemerataan pembangunan, demikian juga dengan pelayanan yang sangat jauh jangkauannya.
Baca Juga:
Proyek Rehabilitasi Islamic Center Senilai Rp3,94 Miliar Disorot! Pekerja Diduga Abaikan K3, Pengawasan Dipertanyakan
“Jika pemekaran terjadi maka akan ada dana trasferan atau TKD dari pusat hingga dana persiapan pemekaran akan di berikan oleh pemerintah pusat. Selain itu, pendapatan perkebunan, industri, pariwisata dan perdagangan menjadi prioritas pendapatan utama Simalungun Hataran, ” Katanya.
Terlihat beberapa spanduk ditulis “Pelayanan Birokrasi Baik, Jika Simalungun Dimekarkan” dan pada spanduk utama terlihat, “Bersatu untuk Kesejahteraan, Kemajuan, Kebangkitan Simalungun Menjadi 2 (Dua) “Simalungun” dan “Simalungun Hataran” Dengan Mempertahankan Adat Simalungun.
Aksi digelar sekira pukul 09.00 WIB dan berakhir sekira pukul 11.00 WIB massa kembali dari lokasi pasar dan memasangkan 1 (satu) buah spanduk tentang Pemekaran.
[ Redaktur : SJM14 ]